Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus berupaya memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya, dengan menghadirkan hunian yang layak, aman dan sehat bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Upaya ini dibuktikan dengan adanya sinergi antara Pemkot Metro bersama pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung bersinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI dalam pelaksanaan program perumahan dan permukiman yang di gelar di Gedung Wisma Mandiri 2, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (06/04).
Dalam pertemuan tersebut dihadiri langsung Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso serta kepala daerah lain di Provinsi Lampung.
Usai pertemuan, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan, sinergi ini dilakukan sebagai bentuk upaya memenuhi urusan wajib pelayanan dasar yang memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas hidup masyarakat. Sekaligus mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan.
“Kami berharap adanya dukungan program dan fasilitasi dari pemerintah pusat, sehingga upaya penanganan RTLH, pengurangan backlog perumahan, serta peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dapat berjalan lebih optimal,” kata Bambang.
Menurutnya, dengan langkah strategis ini, masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah dapat memperoleh akses terhadap hunian yang layak, aman, dan sehat.
“Rumah yang sehat dan layak huni merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” paparnya.
Bambang menambahkan, Pemkot Metro optimis, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah akan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang berkelanjutan.
“Serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” tandasnya.

